Friday, 2 August 2013

Selalu ada ruang untuk buah di dalam perutku

Dalam perjalanan hidupku, selama 26 tahun ini, aku adalah orang yang jauh dari keberuntungan. Setiap kali event door price, lotre, atau permainan yang mengandalkan keberuntungan, sudah sangat absolut aku tidak akan pernah memenangkannya. Jadi, untuk menghindari kekecewaan, suatu langkah yang elegant untuk menjauh dari acara-acara seperti itu atau dengan kata lain tidak mau melibatkan diri. Hingga pada suatu siang hari di kantor, ketika aku berjuang untuk melawan rasa ngantuk dan bosan, aku mendapatkan sebuah email. Email tersebut ternyata dari salah satu toko online, dimana karena faktor yang sama juga (melawan rasa ngantuk dan bosan di kantor) aku dulu mendaftarkan diri ke dalam group toko online ini. Isi email tersebut adalah diadakannya sebuah lomba dengan tema "Fun Days with Zespri® Kiwifruit". Yang paling membuatku tertantang untuk mengikuti lomba ini adalah bahwa adanya buah kiwi yang siap menanti untuk para finalis. Aku yang selalu kegirangan terhadap buah, langsung berbinar-binar dan semangat kembali di kantor. Yups, aku sangat dan sangat menyukai buah, buah adalah makanan favoritku di samping cake dan es krim. Sekenyang apapun aku, akan selalu ada ruang untuk buah di dalam perutku dan tidak ada pengecualian untuk buah apapun. Aku cinta semua buah, hanya saja ada beberapa buah yang masuk dalam top ten - ku.
Apa sajakah itu? Inilah sepuluh daftar buah yang paling sering aku konsumsi dalam keseharianku :
  1. Bengkuang
  2. Durian
  3. Mangga
  4. Strobery
  5. Lengkeng
  6. Pepaya
  7. Cempedak
  8. Melon
  9. Pisang
  10. Anggur
Alasan kesepuluh buah ini ada dalam pilihan menu buah yang sering kukomsusi tentu saja karena buah-buah itu paling sering diekspos dalam lingkunganku. Jadi, bukan berarti aku menganaktirikan buah-buah yang lain. Walaupun beberapa buah di atas ada di sana dikarenakan sejarah masa kecilku yang menyenangkan.

Kembali ke lomba "Fun Days with Zespri® Kiwifruit", aku seorang pecinta buah tentu saja langsung tergoda untuk mengikuti lomba ini, walau sebenarnya aku sudah pesimis tidak akan terpilih menjadi finalis. Dalam hatiku, aku telah mendoktrin diri sendiri untuk tidak terlalu berharap terhadap lomba ini mengingat hubunganku yang tidak terlalu harmonis dengan sang dewi keberuntungan.

Walaupun, aku akui, bahwa aku masih berharap untuk mendapatkan buah ini. Selain karena aku pecinta buah, aku merasa tertarik untuk menikmati buah kiwi ini. Seperti yang kita tahu bersama, buah kiwi adalah salah satu buah yang tumbuh di negara empat musim, jadi bisa dikatakan kalau keberadaan buah kiwi ini di negara tropis seperti negara kita tercinta ini adalah sebuah kelangkaan. Buah ini tentu saja akan sangat jarang ditemukan di general market, adanya pasti di modern market

Dan, tibalah hari bahagia itu. Seorang lelaki menghubungi dan mengatakan bahwa aku adalah salah satu finalis yang akan mendapatkan buah kiwi yang bisa dikomsusi selama dua minggu. Sedikit kaget, karena entah mengapa tiba-tiba dewi keberuntungan akhirnya bersedia memalingkan wajahnya kepadaku. Jadilah aku mendapatkan buah kiwi yang sudah tidak kuharapkan kehadirannya.

Rasanya sangat manis dan enak. Aku pun mulai tergoda untuk mengkonsumsinya lagi. Karena ini adalah peristiwa langka dalam hidupku, aku pun memiliki kerinduan untuk membagikan kebahagiaanku ini dengan orang-orang di sekitarku. Aku pun membagi-bagikan buah ini kepada teman-teman di kantor, teman kostan, dan juga pacarku. Aku senang dan semuanya pun senang menikmati buah kiwi yang katanya mengandung banyak nutrisi. 

Salah satu dampak positif yang kudapatkan dari buah kiwi ini adalah aku adalah orang yang memiliki masalah dengan pencernaan. Sangat sulit bagiku untuk melakukan buang air besar dengan teratur. Setelah aku memakan buah ini dua biji pada malam hari, besoknya aku langsung bisa buang air besar. Sangat menyenangkan dapat melakukan tugas ini di pagi hari itu. Sayang sekali, karena kebutuhanku untuk berbagi kebahagiaanku, buah kiwi yang seharusnya direncanakan untuk kumakan selama dua minggu sudah habis dalam hitungan jam. Tapi aku senang, aku dapat berbagi behagiaan dengan orang-orang di sekitarku. Apabila ada kesempatan, aku akan membeli buah ini lagi karena ternyata sangat membantuku dalam buang air besar.

Oh iya, dalam  "Fun Days with Zespri® Kiwifruit" yang dilombakan adalah foto kita yang menampilkan wajah sehat. Dan foto yang aku kirim adalah foto yang diambil oleh pacarku ketika kami melakukan photo session di pagi hari, yaitu di jembatan halte busway antara Bendungan Hilir dengan Plangi.





Melalui tulisan ini, aku berterima kasih kepada mamaku yang telah membuatku menyukai buah. Ketika masih tinggal di rumah orang tuaku, tiada hari tanpa makan buah, dan rumah orang tuaku tidak akan disebut rumah jikalau tiada buah di dalamnya, minimal satu jenis buah. Terima kasih, mamaku.
Terima kasih juga buat hasianhu, Josua Sihotang yang telah memberikan waktunya dalam pengambilan foto ini dan tentu saja dalam pengambilan hadiah lomba "Fun Days with Zespri® Kiwifruit". 
Yang terakhir, terima kasih  kepada @Fimela.com dan Zespri yang memberiku kesempatan untuk merasakan dan berbagi buah kiwi yang sangat manis dan enak.

Tetap sehat dan mari mengkonsumsi buah.




No comments: