Monday, 8 June 2015

Sepeda Baru



Pada usiaku yang ke- 27, suamiku berjanji akan membelikanku hadiah ulang tahun berupa sepeda. Dia memiliki kerinduan agar aku bisa menggunakan sepeda. Akan tetapi, hadiah ini baru aku dapat setahun kemudian dikarenakan aku mendapatkan hadiah yang paling indah, yaitu dokter menyatakan bahwa aku telah hamil. Oleh karena itu, karena  cukup berisiko untuk belajar menggunakan sepeda dalam kondisi hamil muda, pembelian sepeda pun ditunda.

Hamil, adalah hadiah ulang tahun yang paling berkesan yang pernah aku terima. Dimana di usiaku yang ke-27, aku diberikan kesempatan untuk mengandung bayiku selama 28 minggu.

Tanggal 22 Maret 2015, di usiaku yang ke-28, suamiku memenuhi janjinya dengan memberikanku hadiah sepeda. Bukan hanya menghadiahkanku sepeda, dia juga mengajariku untuk menggunakan sepeda itu. Dan, setelah tiga kali diajari, aku akhirnya bisa menggunakan sepeda. Ini menjadi hadiah yang istimewa karena di umur 28 tahun akhirnya aku memiliki sepeda dan bisa menggunakannya.

Ini adalah salah satu keberhasilan yang kuraih di dalam tahun ini. Aku semakin mengenal diriku, kalau ternyata aku memang orang yang termasuk ke dalam kategori fast learner. Suamiku sendiri sangat kagum kepadaku yang langsung bisa menggunakan sepeda tanpa mengalami luka terlebih dahulu. Tapi, aku juga tidak bisa memungkiri kalau aku bisa melalui ini semua karena suamiku memiliki cara yang tepat dalam mengajariku.

Kuakui, aku belum mahir betul dalam menggunakan sepeda, khususnya ketika ada banyak kendaraan dan manusia yang akan melintas di sekitarku. Aku akan langsung panik dan memilih untuk berhenti. Selain itu, aku masih memiliki ketakutan untuk menghadapi belokan yang cukup miring. Aku percaya, seiring berjalannya waktu aku akan bisa lebih mahir lagi di dalam menggunakan sepeda. Aku hanya perlu untuk mengendalikan rasa takutku dan menuangkannya ke dalam kebahagiaan. Aku menyesal, mengapa baru sekarang aku bisa menggunakan sepeda. Karena naik sepeda itu begitu menyenangkan. Tapi, aku tidak mau mengungkit-ungkit apa yang sudah berlalu, aku mau terus melanjutkan hidupku dengan apa yang kumiliki sekarang.

Terima kasih, Tuhan karena Kau belum menyerah mengizinkanku merasakan suka cita itu.




No comments: