Saturday, 19 September 2015

Perempuan di tahun 2015

Aku adalah seorang perempuan yang tidak percaya diri secara fisik. Aku tidak mau menggunakan kosa kata cantik dan jelek, karena ada pepatah yang mengatakan bahwa cantik itu relatif, jelek itu mutlak. Jadi, aku lebih nyaman menggunakan tidak menonjol secara fisik. Hal ini telah berakar sangat dalam di dalam pola pikirku. Aku pernah mendiskusikan hal ini dengan Josua (suamiku). Aku ingat jelas, responnya menanggapi pernyataanku : Perempuan itu terdiri dari tiga hal yang membuat dia disebut perempuan, yang pertama kepribadian, otak, dan keunggulan fisik. Dimana ketiga hal ini ada nilainya, kepribadian diberi nilai satu, cukup masuk akal karena kepribadian manusia itu normalnya adalah satu, kalau lebih dari satu berarti sudah memiliki gangguan kejiwaan (kepribadiaan ganda, dan sejenisnya). Untuk otak dan keunggulan fisik masing-masing diberi nilai 0.
·         Kepribadian               à 1
·         Otak                           à 0
·         Keunggulan fisik       à 0
Jadi, menurut Josua, aku memiliki ketiganya yang membuat diriku mendapatkan angka 100. Dari analogi di atas yang paling penting itu adalah kepribadian, ketika kepribadian tidak ada, maka bisa dipastikan perempuan tersebut sudah tidak mendapatkan angka yang bermakna lagi, karena yang membuatnya bermakna hanyalah kepribadian. Sebaliknya, bagi banyak perempuan di dunia ini, khususnya mereka yang ada di sekitarku, justru yang paling diutamakan adalah keunggulan fisik, otak, dan yang terakhir adalah kepribadian.
Investasi waktu dan materi pun paling banyak dihabiskan hanya untuk keunggulan fisik dan otak. Investasi untuk mengasah kepribadian nyaris  tidak pernah dilakukan. Padahal untuk mendapatkan kepribadian, tidaklah membutuhkan investasi materi seperti layaknya untuk keunggulan fisik dan otak. Aku tidak ingin bersikap naïf. Aku pun setuju bahwa perempuan yang memiliki keunggulan fisik itu selalu lebih menarik untuk DILIHAT. Dan hal pertama yang diberikan penilaian kepada seorang perempuan adalah tampilan luar, yaitu berupa keunggulan fisik yang langsung bisa menarik untuk DILIHAT. Berbeda dengan otak yang membutuhkan pengenalan lebih dalam untuk mengetahui pola pikir dan wawasan seorang perempuan. Apalagi untuk mengetahui kepribadian seorang perempuan, dibutuhkan seluruh indra yang harus bekerja dengan sangat sensitive untuk bisa memberikan penilaian yang tepat.
Ada beberapa fakta mengenai perempuan terkait dengan keunggulan fisik, otak, dan kepribadian.
1.      Pada umumnya, seorang perempuan yang menyadari bahwa dia memiliki keunggulan fisik, maka dia akan enggan untuk mengasah otak dan kepribadiannya. Jenis perempuan ini, cenderung mengandalkan keunggulan fisiknya untuk mendapatkan apa yang dia inginkan, khususnya dalam hal materi karena hanya itulah yang bisa ditukarkan dengan uang. Dia tidak punya pola pikir maupun wawasan yang bisa membantunya untuk mewujudkan keinginannya dengan hasil keringatnya sendiri dan kepribadian untuk membuatnya memiliki makna hidup. Perempuan pada zona ini memiliki napsu untuk hidup kaya sangat besar. Cukup masuk akal, dia tidak memiliki kepribadian yang membantunya untuk memaknai hidupnya bahwa hidup ini terlalu singkat hanya dengan bernapsu hidup kaya. Paling menyedihkan jikalau ternyata dia tidak berasal dari keluarga yang kaya, untuk memuaskan napsunya maka dia akan sangat gencar mencari laki-laki kaya atau laki-laki yang memiliki orang tua kaya untuk dijadikan suami.
2.      Bagi para perempuan yang memiliki keunggulan fisik dan memiliki otak, maka dia akan sangat bersahabat dekat dengan langit dan bermusuhan dengan tanah. Napsu untuk hidup kaya masih tetap menyala-nyala dan bahkan lebih buas dibandingkan dengan perempuan di zona satu. Hal ini dikarenakan selain memiliki keunggulan fisik, dia juga memiliki otak yang membuatnya semakin berhak untuk menjadi kaya.
3.      Perempuan yang memiliki kepribadian. Sesungguhnya inilah jenis perempuan yang dicari oleh banyak orang di dunia ini. Bukan hanya dicari oleh para calon mertua, calon ipar, dan calon suami, tetapi juga oleh banyak perusahaan. Saat ini, tidak mudah untuk mendapatkan perempuan yang memiliki kepribadian. Mendapatkan perempuan yang hanya memiliki keunggulan fisik, hanya memiliki otak, atau perempuan yang memiliki keunggulan fisik dan memiliki otak itu seperti membalikkan telapak tangan karena begitu sangat gampangnya. Akan tetapi memiliki kepribadian saja tidak cukup, jangan berpuas diri di angka 1, otak pun perlu diasah, sehingga kita bisa dimaknai menjadi 10. Dengan kepribadian dan otak yang kita miliki, pada akhirnya keunggulan fisik pun akan terlihat semakin nyata. Aku percaya, setiap perempuan itu diciptakan dengan keunggulan fisik. Hanya saja ada perempuan dimana keunggulan fisik itu terlihat dengan jelas, ada yang harus menggunakan seluruh panca indra yang ada untuk bisa memancarkannya. Dan pastinya, yang membutuhkan seluruh panca indralah yang paling menakjubkan.
Hi ladies, it’s time to show up your personality. Ini tahun 2015, tahun dimana perempuan dinilai bukan hanya karena keunggulan fisik, tapi karena KEPRIBADIAN dan OTAK. Tahun dimana saatnya seorang perempuan berhak untuk mewarnai hidupnya agar lebih bermakna lagi, tidak terbatas hanya dengan menjadi penduduk kelas dua dunia. Tapi juga memiliki posisi yang sejajar dengan laki-laki. Bagaimana kita bisa melakukannya, mulailah dengan menjadi perempuan mandiri, mewujudkan keinginan dan impian kita dengan kerja keras dan berdoa, bukan dengan meningkatkan keunggulan fisik untuk menjerat laki-laki kaya dan sejenisnya!
Perempuan berkepribadian dan berotak itu adalah perempuan yang mampu berdiri di atas kakinya sendiri tanpa harus selalu mengemis bahkan memeras pasangan.

Perempuan berkepribadian dan berotak itu adalah perempuan yang memaknai kehidupan bukan dengan bernapsu hidup kaya, melainkan bernapsu untuk berkarya dan berbagi!

No comments: