Thursday, 24 December 2015

Kehamilan keduaku

Di usia 15 minggu kehamilanku, rasa mual dan keinginan untuk muntah sudah berkurang. Aku juga sudah mulai bisa makan dengan banyak, bahkan beberapa kali tambah. Walaupun untuk beberapa jenis makanan aku masih harus bermusuhan. Sementara untuk aroma bawang-bawangan, hubungan kami masih belum bisa dikatakan baik. Saat ini, aku berada di tahap memilih-milih makanan. Tidak semua jenis makanan yang bisa aku makan dan ada beberapa jenis makanan yang aku makan dengan baik, misalnya bangsa mie-mie. Hampir semua jenis mie, bisa masuk ke mulutku. Mie goreng, mie rebus, mie kuah, mie ayam, mie gomak, dan berbagai jenis mie lainnya.

Untuk berat badan, saat ini berat badanku di angka 55,5 kilo gram, naik 3,5 kilo dari sebelum aku hamil.

Keluhan yang saat ini aku rasakan adalah susahnya aku buang air besar, kemungkinan disebabkan aku yang masih mual memakan sayuran. Tidak semua sayuran, aku sangat suka makan sayuran khas Batak, ingkau rata dan ikan teri sambal. Akan tetapi karena kami jauh dari kampung halaman, jenis makanan ini tidak bisa aku konsumsi setiap hari. Terkadang, dan dalam banyak hal aku memaksakan diri untuk memakan sayuran yang ada, misalnya wortel, kacang panjang, buncis, bayam, bunga kol, terong, sawi putih, kailan.

DI kehamilan keduaku ini, satu hal yang paling aku syukuri adalah bahwa saat ini jarak tempuh antara kantor dan rumah tidak sejauh dan tidak semacet kantor ketika di kehamilan pertamaku. Selain itu, jam kerja yang dimiliki kantor yang sekarang lebih singkat, dimana jam empat sore, kami sudah pulang. Alhasil, setiap hari aku sudah ada di rumah jam 5 sore. Dimana bila dibandingkan dengan kantor yang lama, jam lima adalah jam pulang kantor dan aku akan baru tiba di rumah paling cepat jam 9 malam.

Kondisi ini sangat membantuku secara psikis dan fisik. Aku memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Selain itu, tekanan kerja yang aku terima di kantor yang sekarang tidak terlalu besar bila dibandingkan dengan tekanan kerja di kantor sebelumnya, Tentu saja, kantor yang lama berorientasi terhadap profit sementara kantor yang sekarang non profit alias berfokus terhadap pengembangan kaum marginal, sebuah jenis pekerjaan yang sangat sesuai dengan idealismeku.

Jadi, tidak ada alasan bagiku untuk tidak menikmati kehamilanku dengan suka cita. Tuhan telah memberikan kemudahan bagiku di dalam segala hal. Walau sisi kemanusiaanku di dalam banyak hal masih mengeluhkan hal-hal yang tidak kumiliki. Saat ini, di kehamilan keduaku ini, aku mau hanya fokus dengan berkat yang Tuhan berikan kepadaku. Aku tidak ingin memikirkan hal-hal lain yang tidak kumiliki. Tuhan sudah begitu banyak memberi kepadaku. Aku mau menikmati semua yang Tuhan berikan ini dan tidak ingin dipusingkan dengan segala sesuatu yang belum Tuhan berikan kepada kami.

Satu hal lagi yang membuatku tidak bisa tidak bagahia menjalani kehamilanku adalah aku memiliki suami yang begitu sangat mencintaiku melebihi cintaku pada diriku sendiriku. Sebuah hadiah yang paling berharga yang kuterima dari Tuhan. 

Betapa aku tidak bersyukur Tuhan untuk berkat yang begitu indah yang Tuhan berikan di dalam hidupku. Aku mau terus memujiMu dan memanggilMu, ABBA, nama terindah di dalam hidupku.



No comments: